KISAH
SAHABAT NABI MUHAMMAD SAW
Sahabat Nabi,dari
kata shahbah adalah mereka yang mengenal dan melihat langsung Nabi Muhammad
SAW,membantu perjuangan dan meninggal dalam keadaan muslim.
Kebanyakan muslim
mendefinisikan para sahabat sebagai mereka yang mengenal Nabi Muhammad
SAW,mempercayai ajaranya,dan meninggal dalam keadaan islam.Para sahabat utama
yang biasanya disebutkan hingga 60 nama,yakni mereka yang sangat dekat dengan Nabi
Muhammad SAW.Sahabat disebut pula murid Nabi Muhammad.
Salman al Farisi
Jalan
terjal di lalui Salman dalam meruntut jejak tuhannya.Terpisah dari orang yang
di cintai,dirampok,dan menjadi budak.Lalu turunlah rahmat allah sebagai hadiah
atas kesabaranya,Salman al-Farisi adalah sahabat rasul yang mahir mengatur
strategi perang,ia terkenal cerdas,seperti sahabat nabi lain yang bersal dari
persia.Ini di bukttikan saat terjadi perang khandaq.mengahadapi pasukkan musuh
yang berkoalisi,umat islam berhasil meraih kemenangan.24 ribu pasukkan di buat
porak poranda.Berkat parit yang di usulkan Salman disertai pertolongan allah
yang mendatangkan angin topan.Musuh-musuh agama Allah itu pulang dengan tangan
hampa,hati mereka kecewa karena kalah.Sejak itu nama Salman makin bersinar di
kalangan sahabat.
Salman
berasal dari isfahan di kota Jai-Persia,ia di besarkan dari lingkungan keluarga
yang berkecukupan.Ia anak kesayangan orang tuanya.bapaknya adalah seorang tokoh
agama yang berpengaruh di agama majusi/zoroaster yang menjadikan api sebagai
sembahanya sekaligus tuhannya,dan Salman adalah penganut agama yang taat,pada
suatu hari ia menuju kebun dan melewati sebuah gereja yang padat dengan
jamaah,mereka tengah kusyuk melakukan ibadah,Salman pun heran dan merasa kagum
menyaksikan cara sembahyang yang belum
pernah di lihatnya,sesampainya di rumah Salman menceritakan kejadian yang di
lihatnya tadi kepada kedua orang tuanya tentang agama nasrani,tidak tahan
mendengar ocehan dari anaknya,ia lantas merantai dan mengurung Salman di sebuah
gudang,perlakuan yang di terima membuat Salman menyakini kebenaran agama
nasrani terutama setelah setelah sang Bapak berbuat kasar karena kalah dalam
berdiskusi.
Ketika
suatu hari Salman mendengar kabar dari pembantu setianya,bahwa rombongan
nasrani akan segera kembali kenegara asalnya yaitu Syuriah,dengan sekuat tenaga
di putusnya rantai yang membelengu.Ia mendobrak gudang tempat ia di pasung.Lantas
melarikan diri ke Syuriah bersama rombongan nasrani,sesampainya di sana,Salman
menanyakan orang ahli dan tekun menjalankan agama mereka.” Orang itu adalah
uskup dan pemimpin gereja”.kata mereka memberi jawab,lalu ia mencari uskup
tersebut dan mengabdi kepada uskup peminpin agama tersebut.Setelah beberapa
saat,salman sadar akan perilaku buruk uskup tersebut.meski sering berkhotbah,ia
selalu menipu umatnya.Uskup itu mengumpulkan harta dengan alasan untuk amal
yang di bagikan kepada orang miskin,tetapi setelah harta itu terkumpul,sang
uskup malah menyimpan untuk kepentingan diri-sendiri.Hal ini berulang kali
terjadi dan di ketahui oleh Salman,hingga sang uskup meninggal.
Sepeninggalan
uskup,masyarakat mengangkat pemimpin baru gereja.Ia orang yang baik dalamber
perilaku.Saleh dalam menjalankan perintah agama.Selalu tepat waktu melaksanakan
peribadatan.Perilaku ini membuat salman kagum,dan semakin menyakini agamanya
dan menyebarluaskan ajaran nasrani.Setelah sepeninggal uskup ia pergi ke kota
Mosul-Irak.Salman mengabdi kepada orang yang di tunjukkan uskup ,kemudian salman
pergi ke Amurium di Byzantium.Sesampainya disana,Salman segera menemui orang
yang di tujunya.Hingga ia tinggal,mengabdi sembari berternak lembu dan
domba.Ketika ia harus meninggalkan Byzantium karena ajal telah mendekati bapak
angkatnya,salman gundah ia tak tahu harus kemana.Sampai akhirnya,Ayah angkat
itu pun berkata,”hai anakku,aku tidak tahu siapa orang yang sejalan dengaku
sehingga aku tidak tahu kemana kau harus pergi.Tetapi kau sudah dekat dengan
masa di mana akan datang Nabi,pengikut Nabi Ibrahim.Aa akan hijrah ke tempat yang
banyak di tumbuhi pohon kurma,ikutilah dia.karena dia mudah di kenali.Ia tidak
makan sedekah,tetapi ia mau menerima hadiah.Di antara dua pundaknya terdapat
tanda – tanda kenabian.”
Beberapa
hari kemudian sampailah ia di Wadi Alquro tetapi hati Salman sedih.Ia merasa
tertipu,sebab,mereka telah menjual Salman kepada seorang yahudi sebagai budak
belian.Begitupun Salman masih berharap,ia yakin,pesan yang disampaikan Bapak
angkat yang terakhir bakal menjadi kenyataan.Setiap hari ia harus bekerja
sebagai budak.Berbagai pekerjaan berat harus ia lakukan.Sekali saja membantah
majikan,tangan,cambuk,atau caci maki,pasti akan di terimanya.itu berjalan
terus-menerus.
Beberapa
lama kemudian,Salman di jual pemiliknya.kali ini di beli orang dari bani
Quraidhah yang tinggal di Medinah.Suatu hari,ketika dia sedang memetik kurma,datang
sepupu tuanya sambil terbirit-birit.Ia mengabarkan``aku lihat dengan mataku
sendiri,banyak orang berkerumun mengelilingi seorang laki-laki yang datang dari
Mekah dan mengaku sebagai Nabi.”Tubuh Salman bergetar mendengar kabar
tersebut,ia bahkan nyaris terjatuh menimpa tuannya yang ada di bawah.Pada malam
harinya,ia berkemas lantas pergi ke
Quba,pinggiran kota Yastrib,untuk menemui laki-laki yang di sebut Nabi itu.
“Saudara-saudara
adalah pendatang.Saya yakin,tuan-tuan memerlukan makanan.Terima dan makanlah
sedekah saya ini,”kata Salman.Seseorang dari mereka lantas menerima makanan
itu.Lalu ia menyerahkan makanan sedekah itu kepada para sahabat.Sementara itu
Nabi tidak ikut menikmatinya.Keesokkan harinya Salman kembali menemui rombongan
itu.’Saudaraku,semalam saya melihat anda tidak mau makan sedekah yang aku
berikan,terimalah ini makanan dari ku sebagai hadiah buat anda,”kata Salman
dengan hati-hati.Tak lama beselang,orang yang semalam meneriama itu kembali menerima
bingkisan yang di bawa Salman.”Atas nama Allah makanlah hadiah ini,’kata Si
penerima sembari ikut menikmati makanan yang di terimanya.Pada hari yang lain Salman
datang.Dilihatnya,orang yang sudah dua kali menerima makannnya mengenakan dua
lembar kain dipundak.Sembari menbungkuk,salam mengucapkan salam kepadanya.Tanpa
dinyana,orang itu malah menyingkapkan kain penutup itu,sehingga terlihat tanda
– tanda kenabian,seperti yang di sampaikan pendeta nasrani itu/lutut salman
lantas bergetar hebat.Ia lantas semakin mendekat ke arah Rasulullah,menagnis,seraya
mencium tanganya.Sembari menceritakan semua kisah dan kejadian yang telah di
alami.Seketika itu ia menyatakan diri sebagai pengikut Muhammad dan mengucapkan
dua kalimat syahadat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar