Senin, 27 Februari 2012

Sebuah Kisah


KISAH SAHABAT NABI MUHAMMAD SAW
Sahabat Nabi,dari kata shahbah adalah mereka yang mengenal dan melihat langsung Nabi Muhammad SAW,membantu perjuangan dan meninggal dalam keadaan muslim.
Kebanyakan muslim mendefinisikan para sahabat sebagai mereka yang mengenal Nabi Muhammad SAW,mempercayai ajaranya,dan meninggal dalam keadaan islam.Para sahabat utama yang biasanya disebutkan hingga 60 nama,yakni mereka yang sangat dekat  dengan Nabi  Muhammad SAW.Sahabat disebut pula murid Nabi Muhammad.
Salman al Farisi
Jalan terjal di lalui Salman dalam meruntut jejak tuhannya.Terpisah dari orang yang di cintai,dirampok,dan menjadi budak.Lalu turunlah rahmat allah sebagai hadiah atas kesabaranya,Salman al-Farisi adalah sahabat rasul yang mahir mengatur strategi perang,ia terkenal cerdas,seperti sahabat nabi lain yang bersal dari persia.Ini di bukttikan saat terjadi perang khandaq.mengahadapi pasukkan musuh yang berkoalisi,umat islam berhasil meraih kemenangan.24 ribu pasukkan di buat porak poranda.Berkat parit yang di usulkan Salman disertai pertolongan allah yang mendatangkan angin topan.Musuh-musuh agama Allah itu pulang dengan tangan hampa,hati mereka kecewa karena kalah.Sejak itu nama Salman makin bersinar di kalangan sahabat.
Salman berasal dari isfahan di kota Jai-Persia,ia di besarkan dari lingkungan keluarga yang berkecukupan.Ia anak kesayangan orang tuanya.bapaknya adalah seorang tokoh agama yang berpengaruh di agama majusi/zoroaster yang menjadikan api sebagai sembahanya sekaligus tuhannya,dan Salman adalah penganut agama yang taat,pada suatu hari ia menuju kebun dan melewati sebuah gereja yang padat dengan jamaah,mereka tengah kusyuk melakukan ibadah,Salman pun heran dan merasa kagum menyaksikan  cara sembahyang yang belum pernah di lihatnya,sesampainya di rumah Salman menceritakan kejadian yang di lihatnya tadi kepada kedua orang tuanya tentang agama nasrani,tidak tahan mendengar ocehan dari anaknya,ia lantas merantai dan mengurung Salman di sebuah gudang,perlakuan yang di terima membuat Salman menyakini kebenaran agama nasrani terutama setelah setelah sang Bapak berbuat kasar karena kalah dalam berdiskusi.
Ketika suatu hari Salman mendengar kabar dari pembantu setianya,bahwa rombongan nasrani akan segera kembali kenegara asalnya yaitu Syuriah,dengan sekuat tenaga di putusnya rantai yang membelengu.Ia mendobrak gudang tempat ia di pasung.Lantas melarikan diri ke Syuriah bersama rombongan nasrani,sesampainya di sana,Salman menanyakan orang ahli dan tekun menjalankan agama mereka.” Orang itu adalah uskup dan pemimpin gereja”.kata mereka memberi jawab,lalu ia mencari uskup tersebut dan mengabdi kepada uskup peminpin agama tersebut.Setelah beberapa saat,salman sadar akan perilaku buruk uskup tersebut.meski sering berkhotbah,ia selalu menipu umatnya.Uskup itu mengumpulkan harta dengan alasan untuk amal yang di bagikan kepada orang miskin,tetapi setelah harta itu terkumpul,sang uskup malah menyimpan untuk kepentingan diri-sendiri.Hal ini berulang kali terjadi dan di ketahui oleh Salman,hingga sang uskup meninggal.
Sepeninggalan uskup,masyarakat mengangkat pemimpin baru gereja.Ia orang yang baik dalamber perilaku.Saleh dalam menjalankan perintah agama.Selalu tepat waktu melaksanakan peribadatan.Perilaku ini membuat salman kagum,dan semakin menyakini agamanya dan menyebarluaskan ajaran nasrani.Setelah sepeninggal uskup ia pergi ke kota Mosul-Irak.Salman mengabdi kepada orang yang di tunjukkan uskup ,kemudian salman pergi ke Amurium di Byzantium.Sesampainya disana,Salman segera menemui orang yang di tujunya.Hingga ia tinggal,mengabdi sembari berternak lembu dan domba.Ketika ia harus meninggalkan Byzantium karena ajal telah mendekati bapak angkatnya,salman gundah ia tak tahu harus kemana.Sampai akhirnya,Ayah angkat itu pun berkata,”hai anakku,aku tidak tahu siapa orang yang sejalan dengaku sehingga aku tidak tahu kemana kau harus pergi.Tetapi kau sudah dekat dengan masa di mana akan datang Nabi,pengikut Nabi Ibrahim.Aa akan hijrah ke tempat yang banyak di tumbuhi pohon kurma,ikutilah dia.karena dia mudah di kenali.Ia tidak makan sedekah,tetapi ia mau menerima hadiah.Di antara dua pundaknya terdapat tanda – tanda kenabian.”
Beberapa hari kemudian sampailah ia di Wadi Alquro tetapi hati Salman sedih.Ia merasa tertipu,sebab,mereka telah menjual Salman kepada seorang yahudi sebagai budak belian.Begitupun Salman masih berharap,ia yakin,pesan yang disampaikan Bapak angkat yang terakhir bakal menjadi kenyataan.Setiap hari ia harus bekerja sebagai budak.Berbagai pekerjaan berat harus ia lakukan.Sekali saja membantah majikan,tangan,cambuk,atau caci maki,pasti akan di terimanya.itu berjalan terus-menerus.
Beberapa lama kemudian,Salman di jual pemiliknya.kali ini di beli orang dari bani Quraidhah yang tinggal di Medinah.Suatu hari,ketika dia sedang memetik kurma,datang sepupu tuanya sambil terbirit-birit.Ia mengabarkan``aku lihat dengan mataku sendiri,banyak orang berkerumun mengelilingi seorang laki-laki yang datang dari Mekah dan mengaku sebagai Nabi.”Tubuh Salman bergetar mendengar kabar tersebut,ia bahkan nyaris terjatuh menimpa tuannya yang ada di bawah.Pada malam harinya,ia berkemas  lantas pergi ke Quba,pinggiran kota Yastrib,untuk menemui laki-laki yang di sebut Nabi itu.
“Saudara-saudara adalah pendatang.Saya yakin,tuan-tuan memerlukan makanan.Terima dan makanlah sedekah saya ini,”kata Salman.Seseorang dari mereka lantas menerima makanan itu.Lalu ia menyerahkan makanan sedekah itu kepada para sahabat.Sementara itu Nabi tidak ikut menikmatinya.Keesokkan harinya Salman kembali menemui rombongan itu.’Saudaraku,semalam saya melihat anda tidak mau makan sedekah yang aku berikan,terimalah ini makanan dari ku sebagai hadiah buat anda,”kata Salman dengan hati-hati.Tak lama beselang,orang yang semalam meneriama itu kembali menerima bingkisan yang di bawa Salman.”Atas nama Allah makanlah hadiah ini,’kata Si penerima sembari ikut menikmati makanan yang di terimanya.Pada hari yang lain Salman datang.Dilihatnya,orang yang sudah dua kali menerima makannnya mengenakan dua lembar kain dipundak.Sembari menbungkuk,salam mengucapkan salam kepadanya.Tanpa dinyana,orang itu malah menyingkapkan kain penutup itu,sehingga terlihat tanda – tanda kenabian,seperti yang di sampaikan pendeta nasrani itu/lutut salman lantas bergetar hebat.Ia lantas semakin mendekat ke arah Rasulullah,menagnis,seraya mencium tanganya.Sembari menceritakan semua kisah dan kejadian yang telah di alami.Seketika itu ia menyatakan diri sebagai pengikut Muhammad dan mengucapkan dua kalimat syahadat.